Menganalisis ruang lingkup pembelajaran evaluasi
Analisis dengan contohnya
Oleh
Silva Saskia Dewi
Kognitif adalah konstruksi proses berpikir, termasuk mengingat, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Proses ini sudah terjadi semenjak kita kecil, menuju remaja dan hingga dewasa. Contohnya seperti guru menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik serta memberi ruang bagi mereka untuk saling bicara serta diskusi dengan teman-temannya.
Afektif merupakan sikap yang berkaitan dengan perasaan atau aspek-aspek emosional, penghargaan-penghargaan, semangat, nilai, minat dan sebagainya. Contohnya seperti perasaan suka pada sesuatu, mencintai seseorang, menyukai kebudayaan tertentu dan lain-lain.
Psikomotorik merupakan adalah ranah yang berhubungan dengan aktivitas fisik. Contohnya seperti lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan sebagainya.
Program pembelajaran adalah strategi pembelajaran dan penilaian yang digunakan untuk menyampaikan dan menilai unit kompetensi. Contohnya seperti merencanakan program pembelajaran yang di mulai dari pembuatan silabus sampai menuju RPP agar pembelajaran itu tercapai.
Proses pelaksanaan pembelajaran merupakan suatu proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Contohnya seperti mengadakan TES untuk mengukur kemampuan keberhasilan siswa.
Hasil pembelajaran adalah pernyataan yang menggambarkan pengetahuan atau keterampilan yang harus diperoleh siswa pada akhir tugas, kelas, kursus, atau program tertentu, dan membantu siswa memahami mengapa pengetahuan dan keterampilan tersebut akan berguna bagi mereka. Contohnya seperti dalam materi kimia, Mengidentifikasi, merumuskan dan memecahkan masalah kimia integratif (Kimia).
Sikap merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri (peserta didik) dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan sikapnya dalam berperilaku. Contohnya seperti menumbuhkan sikap belajar yang sesuai dengan aturan aturan yang ada seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong dan lain sebagainya.
Pengetahuan mengacu pada informasi atau kesadaran yang diperoleh melalui pengalaman atau pendidikan sedangkan, Pemahaman mengacu pada mengetahui atau menyadari makna atau penyebab yang dimaksudkan dari sesuatu. Contohnya seperti seseorang ketika mencicipi masakan yang baru, ia mendapatkan pengetahuan berupa bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.
Kecerdasan adalah proses belajar untuk memecahkan masalah yang dapat diukur dengan tes inteligensi, sedangkan secara kualitatif kecerdasan merupakan suatu cara berpikir dalam membentuk konstruk bagaimana menghubungkan dan mengelola informasi dari luar yang disesuaikan dengan dirinya. Contohnya seperti seseorang yang memiliki kemampuan dari aspek bidang itu sendiri seperti dia pintar atau cerdas dalam mata pelajarannya ataupun dari luar pembelajaran.
Perkembangan jasmani adalah perubahan-perubahan pada tubuh, otak, kapasitas sensorik dan keterampilan motorik pada manusia. Contohnya seperti perubahan cara berfikir anak dan bertambahnya berat badan dan tinggi badan.
Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik, cepat, dan tepat. Contohnya seperti mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, mampu berprilaku baik kepada sesama dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.
Kompetensi dasar mata pelajaran merupakan bentuk penguasaan peserta didik terhadap pengetahuan, perilaku, keterampilan, dan sikap setelah mendapatkan materi pembelajaran pada jenjang pendidikan tertentu. Contohnya seperti memberikan pemahaman terhadap siswa dan memberikan contoh soal kepada siswa setelah itu memberikan soal agar siswa tersebut bisa paham dalam pembelajaran tersebut.
Kompetensi rumpun pelajaran pada hakikatnya merupakan pengetahuan, ketrampilan, sikap, dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak yang seharusnya dicapai oleh peserta didik setelah menyelesaikan rumpun pelajaran tersebut. Contohnya seperti rumpun mata pelajaran Sains merupakan kumpulan dari disiplin ilmu Fisika, Kimia, dan Biologi.
Kompetensi lintas kurikulum merupakan kecakapan untuk hidup dan belajar sepan- jang hayat yang dibakukan dan harus dicapai oleh peserta didik melalui pengalaman belajar. Contohnya seperti pelajaran Sejarah dengan pelajaran sastra Bahasa Indonesia dapat dijadikan suatu bentuk pelajaran yang berkesinambungan.
Kompetensi tamatan yaitu Standar kompetensi lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Contohnya seperti meluluskan atau menamatkan peserta didik pada jenjang pendidikan tertentu, diperlukan kompetensi tamatan.
Keterampilan hidup merupakan kemampuan untuk beradaptasi dan menunjukkan perilaku positif yang pada akhirnya memampukan individu untuk menghadapi tuntutan dan tantangan kehidupan sehari-hari dengan efektif. Contohnya seperti bisa memanage waktu karna mahasiswa akan di hadirkan dalam permasalahan-permasalahan yang akan di hadapi seperti tugas dari dosen dan lain sebagainya nah disitu lah keterampilan hidup akan muncul.
Komentar
Posting Komentar